PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
BiopsikologiPsikologi Fisiologis

angiotensin

angiotensin

Ringkasan Singkat

Keluarga peptida yang menyebabkan penyempitan pembuluh darah, peningkatan tekanan darah, rasa haus, dan pelepasan hormon aldosteron.

Angiotensin adalah sekelompok peptida (termasuk angiotensin I, II, dan III) yang memiliki peran krusial dalam sistem regulasi tekanan darah tubuh. Zat ini diproduksi melalui aksi enzimatik renin terhadap protein prekursor (angiotensinogen) di dalam aliran darah.

Efek utama dari angiotensin, terutama Angiotensin II, adalah vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah yang secara langsung meningkatkan tekanan darah. Selain itu, zat ini berperan dalam psikologi fisiologis karena merangsang sensasi haus di otak dan memicu pelepasan aldosteron dari kelenjar adrenal, yang membantu tubuh menahan natrium dan air. Pemahaman tentang angiotensin sangat penting dalam studi tentang stres dan regulasi cairan tubuh.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • APA Dictionary of Psychology
  • Guyton and Hall Textbook of Medical Physiology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback